Pages

Saturday, 30 January 2010

Hujan Deras, Atap SMKN 2 Roboh

Atap tiga ruang kelas SMK Negeri 2 Lamongan kemarin ambruk. Diduga ambruknya atap bangunan tersebut, akibat jeleknya konstruksi bangunan sehingga tidak mampu menahan beban saat hujan deras. Beruntung saat kejadian siswa sedang libur sehingga tidak ada korban.

Atap tiga ruang kelas ini roboh setelah diguyur hujan deras selama beberapa jam. diduga konstruksi atap tidak kokoh sehingga tidak mampu menahan berat saat hujan deras.

Atap bangunan ini terbuat dari aluminium yang tipis, sementara gentingnya sangat tebal. selain merontokkan bahan-bahan almunium, sejumlah bangunan penyangga juga patah akibat kelebihan beban. padahal ruang kelas yang roboh ini baru saja dibangun dan mulai digunakan sejak setahun terakhir.

Beruntung saat peristiwa tersebut terjadi, siswa SMK negeri 2 sedang libur sehingga tidak ada korban dalam musibah tersebut. Kepala sekolah SMK negeri dua lamongan, Marhaban, enggan untuk memberikan keterangan terkait robohnya atap ruang sekolah yang biasa digunakan oleh siswa kelas satu dan dua tersebut.

Sejumlah pekerja masih membersihkan puing-puing bangunan. selain mengalami kerugian akibat ruang kelas tidak bisa digunakan untuk kehiatan belajar-mengajar. pihak sekolah juga mengalami kerugian materi lebih dari seratus juta rupiah.


Wednesday, 27 January 2010

Demo Mahasiwa Dibubarkan Polisi

Aksi unjuk rasa mahasiswa menyikapi seratus hari pemerintahan SBY-Boediono yang berlangsung di jalur pantura Lamongan nyaris ricuh. Ketegangan antara pengunjuk rasa dan polisi berlangsung saat polisi berusaha membubarkan mahasiswa yang berunjuk rasa tanpa pemberitahuan.

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesi (PMII) kamis siang melakukan unjuk rasa di jalur pantura Lamongan.

Mahasiswa menuntut agar presiden SBY dan wakil presiden Boediono mundur dari janbatan karena gagal dalam melaksanakan program seratus hari. Mahasiswa juga mengibarkan bendera setengah tiang, sebagai ungkapan duka bagi rakyat indonesia yang dipimpin oleh SBY-Boediono.

Unjuk rasa ini nyaris ricuh saat petugas kepolisian berusaha membubarkan aksi mahasiswa. Peserta aksi dianggap melanggar hukum karena tidak melakukan pemberitahuan sebelumnya.

Aksi dorong antara polisi dan mahasiswa berlangsung cukup lama. Namun mahasiswa yang kalah jumlah, memilih untuk mundur dan akhirnya membubarkan diri. Tidak ada korban dalam aksi dorong ini. Namun arus lalu lintas jalur pantura lamongan-babat sempat terganggu dengan insiden tersebut.


Monday, 25 January 2010

Resedivis Curanmor Ditembak

Mendekam di Rutan selama lima tahun tak membuat seorang residivis curanmor asal jember jera. bahkan setelah tiga bulan bebas, ia kembali beraksi. namun sial, aksinya terbongkar polisi. ia pun akhirnya dilumpukan dengan timah panas karena mencoba kabur dari kejaran petugas.


ponidi warga jember jawa timur ini hanya bisa meringis kesakitan setelah kaki kanannya diterjang timah panas petugas. resedivis kasus pencurian dan kekerasan ini tiga bulan lalu bebas dari lembaga pemasyarakatan lamongan.

mendekam di tahanan selama bertahun-tahun tak membuat ponidi jera. pekan lalu ia kembali melakukan pencurian sepeda motor di desa ngasem kecamatan ngimbang. bermodal kunci t, ponidi mengambil
motor milik sadiran yang saat itu di parkir di pinggir sawah.

tanpa kesulitan, ponidi kemudian membaawa kabur motor hasil curiannya. namun naas, saat ia berusaha menawarkan motor hasil kejahatannya, ponidi keburu ditangkap petugas. lantaran berusaha kabur, petugas akhirnya melumpuhkannya dengan timah panas.

sementara itu, ponidi mengaku mencuri motor milik petani di kecamatan ngimbang ini karena ia kehabisan uang untuk pulang ke kampung halamannya yakni di kabupaten jember.,

bebas dari tahanan ternyata tidak membuat ponidi jera, ia justru kembali melakukan aksi kejahatan dengan modus dan alat yang baru. kini ponidi harus bersiap kembali ke rumah tahanan karena ia diancam dengan hukuman lima tahun penjara.