Pages

Thursday, 23 April 2009

Bayi Tujuh Bulan Menderita Gizi Buruk

Seorang bayi di Lamongan yang masih berusia tujuh bulan, menderita gizi buruk. Saat ini bayi yang sempat didiagnosa mengidap penyakit paru-paru ini, hanya bisa terbaring tak berdaya di rumah sakit dokter sugiri lamongan.

Muhammad Zakarsih, bayi yang baru berusia tujuh bulan ini anak bungsu dari lima bersaudara. Warga desa Bulu Tratai kecamatan Babat ini, sejak empat hari terakhir menghuni ruang anak di rumah sakit dokter Sugiri Lamongan.

Menurut dokter, Zakarsih sempat didiagnosa mengidap penyakit paru-paru. Setelah dilakukan pemeriksaan, tim dokter rumah sakit dokter Sugiri Lamongan menyatakan Zarkasih menderita gizi buruk.

Kondisi Zakarsih saat ini sangat memprihatinkan, selain mengidap kelainan pada mata, pernafasan zarkasih juga tidak normal.

Siswati, ibu penderita gizi buruk ini mengatakan, sejak dua bulan terakhir, anaknya sudah empat kali opname di rumah sakit yang sama.

Dokter Su'udi, humas rumah sakit dokter Sugiri Lamongan membenarkan jika pasien dari desa Bulu Tratai kecamatan Babat ini menderita gizi buruk.

Saat ini tim dokter dari rumah sakit pemerintah tersebut sedang melakukan usaha untuk mengembalikan kondisi pasien. Mengenai biaya perawatan, Su’udi menyatakan, rumah sakit dokter Sugiri akan menanggung semua biaya perawatan hingga penderita gizi buruk ini sembuh.

Wednesday, 15 April 2009

Cukur Gundul Pertanda dapat Kursi DPRD

Meski secara resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Lamongan belum mengumumkan jumlah perolehan suara, namun seorang caleg di Lamongan sudah optimis akan memperoleh kursi legislatif. Tim sukses caleg tersebut kemudian melakukan cukur gundul sebagai bentuk rasa syukur.


Sejumlah tim sukses Suwoto, caleg Partai Golkar dengan nomor urut satu ini, rabu siang melakukan cukur gundul di kantor Partai Golkar di jalan Lamongrejo.

Para simpatisan dan tim sukses ini melakukan cukur gundul meski KPU Lamongan, belum mengumumkan hasil akhir perhitungan suara pemilu legislatif pada sembilan april lalu.

Suwoto caleg yang bertarung di daerah pilihan satu ini mengaku sementara ia sudah memperoleh enam ribu lebih suara. Jumlah tersebut ia dapatkan dari rekapitulasi suara pemilu yang dilakukan oleh saksi Partai Golkar di sejumlah tempat pemungutan suara di daerah pemilihan satu.

Perhitungan suara di Lamongan sendiri belum bisa dipastikan kapan akan berakhir. Hinggi hari ini, perhitungan suara baru sampai di tingkat kecamatan.


Kekeringan, Hektaran Padi Terancam Mati

Hujan yang tidak lagi turun sejak sebulan terakhir, menyebabkan hektaran tanaman padi di kecamatan Sarirejo dan kecamatan Tikung kabupaten Lamongan terancam mati. Para petani dipastikan rugi puluhan juta rupiah.


Daerah pertanian di kecamatan Sarirejo dan kecamatan Tikung, dikenal sebagai daerah yang hanya mengandalkan air hujan untuk mengairi tanaman pertanian.

Sejak sebulan terakhir, hujan tidak lagi turun, akibatnya tanaman padi yang berumur satu bulan hingga sudah siap panen kini mengalami terancam mati akibat kekeringan.

Suradi salah seorang petani di desa Jatirejo kecamatan  Tikung, berencana akan menjadikan tanaman padinya sebagai pakan ternak jika dalam seminggu kedepan hujan tak lagi turun.

Sementara itu para petani di kecamatan Tikung terpaksa mengeluarkan biaya ekstra untuk mengairi sawah. Mereka menyewa mesin pompa untuk mengambil air dari sungai. ongkos mesin pompa sebesar 20 ribu perjam. Satu hektar sawah rata-rata menhabiskan waktu lebih dari 20 jam perhari.

Daerah peranian tadah hujan di kecamatan Tikung dan kecamatan Sarirejo memang tidak efektif untuk menanam padi dua kali. Namun jika tidak di lakukan, petani akan rugi karena hasil polowijo nilainya lebih kecil dibandingkan padi.