Warga Desa Tenggulun dan sekitarnya, jumat malam begadang menunggu kepastian pelaksanaan eksekusi terhadap Amrozi cs. Sementara situasi Desa Tenggulun sendiri masih normal seperti biasa, hanya saja beberapa petugas kepolisan sudah menyisir lapangan sepakbola di Desa Bulu brangsi yang rencananya digunakan sebagai helipad.
Beberapa warga Desa Tenggulun jumat malam masih nampak berada di luar rumah meski hanya duduk-duduk di beranda rumah. Mereka antusias mengikuti perkembangan pelaksanaan eksekusi yang besar kemungkinan dilakukan jumat tengah malam.
Mutakin, warga Desa Payaman yang berjarak satu kilo meter dari Tenggulun misalnya, ia rela begadang hanya untuk memastikan kebenaran Amrozi cs akan dieksekusi malam ini.
Rumah ibu Amrozi, hajah Tariyem juga nampak tertutup rapat, hanya dari jendela rumah, terlihat televisi yang masih menyala. Rumah ustad Khozin juga terturup namun lampu didalam rumah masih terlihat menyala.
Semntara itu, sekitar pukul 22.00 jumat malam, beberapa polisi sudah berjaga di lapangan sepak bola Desa Bulu Brangsi. Lapangan tersebut merupakan lapangan yang diprioritaskan untuk dijadikan landasan helykopter yang mengangkut jenazah terpidana.
Selain itu beberapa petugas kepolisan lainnya, sibuk melakukan survey lokasi di Desa tenggulun yang kemungkinan digunakan sebagai rute kedatangan jenazah dari helypad ke rumah duka.
Friday, 31 October 2008
Thursday, 30 October 2008
Toko Mainan Ludes Terbakar
Si jago merah kembali mengamuk. kali ini sebuah toko mainan anak-anak di kecamatan Babat Lamongan ludes terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Toko mainan milik Susanto warga babat ini, terbakar saat warga sedang menjalankan sholat magrib. Toko sekaligus gudang mainan anak-anak ini terbakar dengan cepat karena seluruh mainan yang ada di dalam toko tersebut, terbuat dari bahan plastik yang mudah terbakar.
Warga kesulitan memadamkan api karena disekitar lokasi kejadian tidak ada sumber air. Petugas pemadam kebakaran sendiri terlambat datang ke lokasi kejadian karena lokasi kebakaran jauh dari kantor unit pemadam kebakaran. Selain itu pemadam kebakaran hanya mengerahkan dua unit mobil pemadam sehingga api sulit dipadamkan.
Dugaan sementara, api berasal dari hubungan arus pendek listrik. Namun sejumlah warga mencurigai api berasal dari petasan yang ada di dalam gudang toko tersebut.
Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian yang diakibatkan kebakaran ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Sementara itu, kebakaran ini juga mengakibatkan jalur Lamongan-Jombang macet total.

Toko mainan milik Susanto warga babat ini, terbakar saat warga sedang menjalankan sholat magrib. Toko sekaligus gudang mainan anak-anak ini terbakar dengan cepat karena seluruh mainan yang ada di dalam toko tersebut, terbuat dari bahan plastik yang mudah terbakar.
Warga kesulitan memadamkan api karena disekitar lokasi kejadian tidak ada sumber air. Petugas pemadam kebakaran sendiri terlambat datang ke lokasi kejadian karena lokasi kebakaran jauh dari kantor unit pemadam kebakaran. Selain itu pemadam kebakaran hanya mengerahkan dua unit mobil pemadam sehingga api sulit dipadamkan.
Dugaan sementara, api berasal dari hubungan arus pendek listrik. Namun sejumlah warga mencurigai api berasal dari petasan yang ada di dalam gudang toko tersebut.
Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian yang diakibatkan kebakaran ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Sementara itu, kebakaran ini juga mengakibatkan jalur Lamongan-Jombang macet total.

Labels:
Peristiwa
Wednesday, 29 October 2008
Bunga bangkai di Pekarangan Rumah
Warga kelurahan Babat kecamatan Babat Lamongan, dikejutkan dengan mekarnya bunga bangkai di pekarangan rumah warga. Bunga yang bernama lain Raflesia Arnoldi ini menjadi perhatian warga, karena jarang bisa dijumpai.
Rumah Muhammad Wiyoto mendadak ramai dikunjungi tetangga serta warga kelurahan Babat. Mereka ingin melihat bunga bangkai yang tumbuh di pekarangan rumah Wiyoto.
Bunga bangkai yang bernama lain Raflesia Arnoldi ini, mempunyai ukuran lebar 40 centimeter serta tingginya mencapai 50 centimeter. Bunga ini tumbuh diantara bunga lain yang ditanam di pekarangan rumah Wiyoto.
Menurut Wiyoto, pemilik pekarangan, bunga tersebut mekar selasa kemarin. Ia sendiri terkejut dengan mekarnya bunga bangkai ini, karena bunga bangkai sebelumnya tidak pernah tumbuh dan mekar di Babat.
Bunga langka dengan warna merah kecoklatan ini,kini menjadi perhatian warga setempat. Bahkan beberapa sekolah taman kanak-kanak menjadikan bunga tersebut sebagai pelajaran bagi anak didiknya.
Wiyoto yang menjadi penggemar tanaman ini, rencananya akan mencoba mengembang biakkan Raflesia Arnoldi ini dipekaranngannya. Ia mendapat informasi jika bunga bangkai bisa dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan perabot rumah tangga.

Rumah Muhammad Wiyoto mendadak ramai dikunjungi tetangga serta warga kelurahan Babat. Mereka ingin melihat bunga bangkai yang tumbuh di pekarangan rumah Wiyoto.
Bunga bangkai yang bernama lain Raflesia Arnoldi ini, mempunyai ukuran lebar 40 centimeter serta tingginya mencapai 50 centimeter. Bunga ini tumbuh diantara bunga lain yang ditanam di pekarangan rumah Wiyoto.
Menurut Wiyoto, pemilik pekarangan, bunga tersebut mekar selasa kemarin. Ia sendiri terkejut dengan mekarnya bunga bangkai ini, karena bunga bangkai sebelumnya tidak pernah tumbuh dan mekar di Babat.
Bunga langka dengan warna merah kecoklatan ini,kini menjadi perhatian warga setempat. Bahkan beberapa sekolah taman kanak-kanak menjadikan bunga tersebut sebagai pelajaran bagi anak didiknya.
Wiyoto yang menjadi penggemar tanaman ini, rencananya akan mencoba mengembang biakkan Raflesia Arnoldi ini dipekaranngannya. Ia mendapat informasi jika bunga bangkai bisa dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan perabot rumah tangga.
Labels:
Peristiwa
Subscribe to:
Posts (Atom)