Pages

Thursday, 4 March 2010

Persela Kalah, Suporter Adu Jotos

Adu jotos sesama suporter persela lamongan, kamis sore terjadi usai laga persela melawan persiba balikpapan di stadion surajaya lamongan. adu jotos terjadi karena suporter la mania kecewa atas kekalahan 1-0 atas persiba.


adu jotos ini terjadi usai pertandingan antara persela lamongan melawan persiba balik papan berakhir dengan kekalahan persela dengan skor 1-0.

sekelompok suporter yang kecewa atas kekalahan persela ini berusaha membakar atribut suporter. namun sekolompok suporter lainnya justru menyerang suporter yang melakukan pembakaran atribut. pelaku pembakaran atribut persela akhirnya diamankan petugas yang berjaga di luar stadion.

tak hanya di luar stadion, di dalam stadionpun keributan beberapa kali terjadi. namun keributan tersebut tidak berlangsung lama karena pelaku keributan segera dilerai petugas.

keributan yang terjadi di dalam dan di luar stadion ini, merupakan akumulasi kekecewaaan suporter atas penampilan persela. dua kali berturut-turt persela lamongan mengalami kekalahan. sebelum dikalahkan persiba balik papan di kandang, persela juga kalah saat melawat ke kandang persik kediri.

usai gawang persela dibobol hendro pada menit ke 82, suporter persela kompak berteriak untuk mengganti pelatih persela, widodo yang dianggap gagal mengantarkan persela ke papan atas klasemen sementara liga super.

Wednesday, 3 March 2010

Jurnalis, Mahasiswa Dukung Cabup-Cawabup Anti Korupsi

Jurnalis atau wartawan yang sehari-hari bertugas melakukan peliputan di Lamongan dan sejumlah mahasiswa dari berbagai organisasi ekstra kampus yang tergabung dalam gerakan DUkung cabup-Cawabup Anti Korupsi, kamis siang menggelar aksi bgi-bagi kaos kepada pengguna jalan. Selain itu, mereka juga berorasi meneriakkan slogan-slogan anti korupsi.

Jika biasanya wartawan melakukan aksi peliputan jika terjadi unjuk rasa, maka kali ini lebih dari 30 jurnalis lamongan justru turun ke jalan. Aksi jurnalis bersama sejumlah aktivis mahasiswa ini merupakan bentuk gerakan moral anti korupsi.

Di mulai dari balai wartawan di jl. Kombespol M. Duryat, jurnalis bersama mahasiswa melakukan longmarch menuju perempatan alun-alun. Disana jurnalis dan mahasiswa membagikan kaos bertema pemberantasan korupsi kepada pengguna jalan. Selain itu, mereka juga menggelar poster dan berorasi selama aksi berlangsung.

Dalam orasinya, Amin, salah seorang jurnalis elektronik mengatakan, Lamongan kedepan harus dipimpin oleh figur yang bebas dari korupsi, mempunyai komitmen untuk menjalankan roda pemerintahan dengan bersih dan anti terhadap praktik-praktik korupsi yang notabene hanya menyengsarakan rakyat.

Sementara itu, abdul wakhid, coordinator lapangan dalam aksi ini mengatakan, jurnalis dan wartawan tidak mendukung salah satu dari empat calon bupati dan wakil bupati lamongan yang sudah mendaftarkan diri ke KPU. Gerakan ini hanya untuk membuka wacana ditengah masyarakat akan pentingnya pemberantasan korupsi. “Untuk mewujudkan Lamongan kedepan jauh dari korupsi, maka sangat lazim apabila dimulai dengan memilih bupati dan wakil bupati yang bersih dari korupsi”, ujar wakhid.

Setelah semua kaos habis disebar ke pengguna jalan, aksipun berakhir. Jurnalis Lamongan dan sejumlah mahasiswa yang bergabung dalam aksi kemudian membubarkan diri.


Banjir Rendam Sawah dan Jalan

Luapan sungai di desa kacangan kecamatan tikung lamongan, mengakibatkan jalan penghubung dua kecamatan, yakni kecamatan Tikung dan kecamatan sarirejo terendam air setinggi lutut orang dewasa. selain itu, banjir juga merendam tanaman padi yang sepekan lagi memasuki masa panen. akibatnya para petani terpaksa memanen ini tanaman padi mereka.


luapan air sungai kacangan di desa kacangan, menjadi penyebab terndamnya jalan poros kecamatan sepanjang satu kilo meter yang menghubungkan kecamatan sarirejo dan kecamatan tikung ini.

genangan air tersebut membuat arus lalu-lintas terganggu. banyak pengguna jalan yang kendaraannya mogok saat berusaha menerobos banjir. siswa sekolah pun banyak yang terpaksa membolos akibat takut melintasi banjir.

tak hanya menggenangi jalur poros kecamatan, banjir juga merendam puluhan hektare tanaman padi yang sepekan lagi memasuki masa panen. para petani yang tak ingin mengalami kerugian terpaksa memanen ini tanaman pai mereka.


banjir di desa kacanngan ini selalu terjadi jika curah hujan tinggi. setidaknya sudah dua kali, sejak sepekan terakhir, banjir merendam sawah dan jalan poros kecamatan ini.

warga berharap pemerintah kabupaten lamongan bertindak serius untuk mengatasi masalah banji ini. terutama melakukan pengerukan sungai yang sudah tidak lagi mampu menampung air hujan.