Pages

Monday, 22 February 2010

Warga Miskin Menderita Tumor Kulit

Seorang keluarga miskin di lamongan, menderita tumor kulit ganas di bagian dahi. buruh tani ini menunggu penanganan medis dari kartu jamkesmas. iroisnya, hingga enam bulan tak kunjung mendapat penanganan.

kasri, buruh tani warga dusun kedung bunder, desa kedung soko, kecamatan mantup lamongan ini, menjalakan aktrifitas seperti laiknya ibu rumah tangga lainnya.

ditemui di rumahnya, wanita 49 tahun ini sedang menjemur kacang di depan rumahnya. tidak nampak jika ia seorang penderita tumor kulit ganas. buruh tani ini baru terlihat menderita tumor saat kerudung di kepalanya dibuka.

tepat didahinya terdapat luka menganga yang divonis dokter sebagai tumor kulit. sudah ratusan kali berobat, baik secara medis maupun alternatif. sayang, penyakitnya tak kunjung sembuh. harta benda mulai dari sawah hingga hewan piaraan habis untuk berobat.

penyakit didahi ini terjadi delapan tahun silam. awalnya hanya benjolan kecil didahi. lama kelamaan benjolan ini terus melebar mingga merambah bagian mata sebelah kanan.

kasri sempat berobat ke rumah sakit dokter soegiri lamongan. namun, rumah sakit milik pemkab lamongan ini berdalih tak sanggup mengobati karena keterbatasan peralatan.

pihak keluarga akhirnya membawa ke rumah sakit dokter soetomo surabaya. wanita paruh baya ini mendapat nomer urut 368. ironisnya, sudah enam bulan tak kunjung mendapat penanganan.

hingga kini kasri hanya bisa menunggu untuk mendapat perawatan. kasri berharap pihak terkait segera menangani tumor kulitnya. jika dibiarkan, tidak menutup kemungkinan wajah petani miskin ini akan digerogoti tumor tersebut.

Sunday, 21 February 2010

Ratusan Perangkat Desa Ngluruk Jakarta

Ratusan kepala desa se kabupaten lamongan yang terghabung dalam parade nusantara, mingg pagi berangkat ke jakarta. mereka akan bergabung dengan perangkat desa se-indonesia untuk menyuarakan beberapa tuntutan. diantaranya, menuntut masa jabatan dari 6 tahun menjadi 10 tahun.


Ratusan perangkat desa yang berjumlah lebih dari 300 orang ini berkumpul di beberapa titik pemberangkatan. salah satunya di stadion surajaya lamongan.

Para perangkat desa ini berangkat ke jakarta dan akan bergabung dengan perangkat desa se-indonesia untuk aksi besar-besaran di dpr ri pada tanggal 22 februari besok.

Ketua parade nusantara lamongan, kudhori mengatakan, perangkat desa yang datang ke jakarta ini akan mengusung sejumlah tuntutan. diantaranya adalah menuntut agar pemerintah m,emperpanjang masa jabatan mereka dari 6 tahun menjadi 8 hingga 10 tahun.

Mereka juga akan menuntut pemerintah agar segera merealisasikan anggaran dana10 persen dari apbn untuk desa.

Selain itu, para perangkata desa yang akan nglurug ke jakarta ini akan menuntut agar perangkat desa diberikan kebebasan untuk berpolitik praktis.

Selama ini pemerintah melarang para perangkat desa untuk terlibat dalam struktural partai politik. larangan tersebut dianggap sebagai bentuk pemasungan hak warga negara.,



Monday, 15 February 2010

Demo Berakhir Ricuh, Korlap Aksi Ditangkap

Unjuk rasa warga desa kebalandono Kecamatan Babat Lamongan menuntut perangkat desa tutun dari jabatannya berakhir ricuh. Kericuhan terjadi setelah polisi membubarkan dialog antara warga dan aparat desa. Koordinator aksi pun akhirnya ditangkap polisi.


Kericuhan terjadi saat polisi mengamankan mashur, kepala urusan keuangan desa Kebalndono. polisi mengamankan mashur karena dilog dengan warga yang menghendakinya mundur dari jabatan tidak mencapai titik temu.

warga kemudian menghalangi polisi yang membawa mashur keluar dari balai desa. tak hanya itu, polisi juga mengamankan amri zuhal, koordinator aksi tersebut.

polisi berdalih pembubaran dialog antara warga yang berunjuk rasa dan perangkat desa tersebut untuk meredam siatuasi yang semakin memanas.

sementara amri zuhal diamankan karena aksinya tidak disertai pemberitahuan ke pihak kepolisian. saat diamankan petugas, amri sempat menolak. polisipun akhirnya terpaksa menggelandangnya.
kericuhan tersebut membut jalur pantura dari arah babat menuju lamongan macet total.

Mashur, kaur keuangan desa setempat diturunkan karena sudah tidak dikehendaki warga. Meski surat keputusan kepala desa telah ada, namun mashur tidak mau melepas jabatanya. Bahkan iapun masih menggarap tanah bengkok seluas 900 meter persegi.