Pages

Monday, 25 January 2010

Resedivis Curanmor Ditembak

Mendekam di Rutan selama lima tahun tak membuat seorang residivis curanmor asal jember jera. bahkan setelah tiga bulan bebas, ia kembali beraksi. namun sial, aksinya terbongkar polisi. ia pun akhirnya dilumpukan dengan timah panas karena mencoba kabur dari kejaran petugas.


ponidi warga jember jawa timur ini hanya bisa meringis kesakitan setelah kaki kanannya diterjang timah panas petugas. resedivis kasus pencurian dan kekerasan ini tiga bulan lalu bebas dari lembaga pemasyarakatan lamongan.

mendekam di tahanan selama bertahun-tahun tak membuat ponidi jera. pekan lalu ia kembali melakukan pencurian sepeda motor di desa ngasem kecamatan ngimbang. bermodal kunci t, ponidi mengambil
motor milik sadiran yang saat itu di parkir di pinggir sawah.

tanpa kesulitan, ponidi kemudian membaawa kabur motor hasil curiannya. namun naas, saat ia berusaha menawarkan motor hasil kejahatannya, ponidi keburu ditangkap petugas. lantaran berusaha kabur, petugas akhirnya melumpuhkannya dengan timah panas.

sementara itu, ponidi mengaku mencuri motor milik petani di kecamatan ngimbang ini karena ia kehabisan uang untuk pulang ke kampung halamannya yakni di kabupaten jember.,

bebas dari tahanan ternyata tidak membuat ponidi jera, ia justru kembali melakukan aksi kejahatan dengan modus dan alat yang baru. kini ponidi harus bersiap kembali ke rumah tahanan karena ia diancam dengan hukuman lima tahun penjara.

Sunday, 24 January 2010

Ratusan Warga, "Sambut" Bonek di Stasiun

Meski dipastikan rombongan bonek tidak melintasi jalur pantura. namun ratusan warga lamongan menyambut kedatangannya dengan batu dan kayu. Sebuah kereta barang yang diduga membawa bonek menjadi sasaran lemparan batu warga.

Ratusan warga lamongan berjajar di sepanjang rel kereta api di stasiun lamongan. wargabersenjata batu dan kayu sejak minggu siang sudah bersiap menunggu kedatangan kereta yang diduga membawa suporter bonek persebaya.

Sebuah kereta api barang yang lewat takluput dari serangan warga. kereta barang dari jakarta menuju surabaya ini di dihujani warga dengan batu meski tidak membawa suporter bonek.

Aksi warga lamongan yang tidak simpatik ini dipengaruhi permusuhan antara bonek dan la mania, julukan suporter kesebelasan persela lamongan.

Setiap bonek datang ke lamongan selalu terlibat bentrok dengan la mania. begitupula jika la mania memberikan dukungan pada persela di surabaya, bentrokan tak dapat dihindarkan.

Kamis malam saat bonek berangkat ke bandung, dua bonek terluka akibat lemparan batu warga. sementara pada jumat malam, sembilan bonek yang menumpang truk terluka dan belasan lainnya diamankan polisi, setelah diserang warga di desa pucuk kecamatan pucuk.

Wednesday, 13 January 2010

Baliho Bacabup Tsalis-Fatkhur Diturunkan Paksa

Baliho pasangan cabup-cawabup lamongan, Tsalis fahami dan achmad fatkhur, diturunkan pakasa oleh simpatisan tslist yang kini masih menjabat sebagai wakil bupati lamongan. Penurunan teresebut dilakukan karena pemasangan baliho yang dilakukan oleh simpatisan fatkhur yang juga ketua partai demokrat lamongan ini tidak seizin tsalis.

Sekitar seratus baliho bergambar pasangan tsalist dan fatkhur yang tersebar di sudut-sudut kota lamongan, rabu siang diturunkan oleh sekelompok orang yang mengaku sebagai pendukung setia wakil bupati lamongan tsalist fahami.

Menurut zamroni, salah seorang simpatisan bacabup tsalist, pemasangan baliho tersebut dilakukan tanpa seizin tsalist. Selain menyoal foto yang berdiri berpasangan, simpatisan tsalist juga menyoal tulisan yang ada di baliho tersebut. “tulisan tsalist dan fatkhur bupati lamongan 2010-2015 itu tidak benar. Pasalnya sampai saat ini (2010) pak tsalsit masih menjabat sebagai wakil bupati lamongan”. Ujar zamroni.

Wakil bupati tsalist rencananya akan maju menjadi calon bipati lamongan melalui partai demokrat yang diketuai oleh achamad fatkhur. Namun hingga detik ini, rekomendasi dari DPP partai democrat belum juga turun, sehingga belum ada kepastian apakah tsalist akan maju melalui partai democrat atau melalui jalur lain.