Pages

Wednesday, 13 January 2010

Baliho Bacabup Tsalis-Fatkhur Diturunkan Paksa

Baliho pasangan cabup-cawabup lamongan, Tsalis fahami dan achmad fatkhur, diturunkan pakasa oleh simpatisan tslist yang kini masih menjabat sebagai wakil bupati lamongan. Penurunan teresebut dilakukan karena pemasangan baliho yang dilakukan oleh simpatisan fatkhur yang juga ketua partai demokrat lamongan ini tidak seizin tsalis.

Sekitar seratus baliho bergambar pasangan tsalist dan fatkhur yang tersebar di sudut-sudut kota lamongan, rabu siang diturunkan oleh sekelompok orang yang mengaku sebagai pendukung setia wakil bupati lamongan tsalist fahami.

Menurut zamroni, salah seorang simpatisan bacabup tsalist, pemasangan baliho tersebut dilakukan tanpa seizin tsalist. Selain menyoal foto yang berdiri berpasangan, simpatisan tsalist juga menyoal tulisan yang ada di baliho tersebut. “tulisan tsalist dan fatkhur bupati lamongan 2010-2015 itu tidak benar. Pasalnya sampai saat ini (2010) pak tsalsit masih menjabat sebagai wakil bupati lamongan”. Ujar zamroni.

Wakil bupati tsalist rencananya akan maju menjadi calon bipati lamongan melalui partai demokrat yang diketuai oleh achamad fatkhur. Namun hingga detik ini, rekomendasi dari DPP partai democrat belum juga turun, sehingga belum ada kepastian apakah tsalist akan maju melalui partai democrat atau melalui jalur lain.


Tuesday, 12 January 2010

Warga jabung Lurug Kantor Bupati

Seribuan warga desa jabung kecamatan laren lamongan, rabu siang berunjuk rasa di depan kantor bupati lamongan. mereka menuntut agar bupati mngusut tuntas kasus penggelapan tanah negara senilai 5,8 milyar, yang dilakukan oleh aparat desa mereka.


seribuan warga ini mendatangi kantor bupati secara bergelombang. warga desa jabung kecamatan laren ini, menuntut agar kasus penggelapan tanah negara seluas 65 hektare dengan nilai total 5,8 milyar rupiah segera dituntaskan.

warga juga menuntut agar kepala desa mereka, ahmad rozi segera dicopot dari jabatannya karena terlibat kasus tersebut. disinyalir ahmad rozi mendapatkan uang tunai sebesar 400 juta rupiah dari penjualan tanah negara di desa jabung.

selain aparat desa sejumlah nama oknum anggota polri dan tni, juga ikut terlibat dalam penggelapan tanah negara tersebut.

dalam unjuk rasa kali ini, warga membawa tikus yang dimasukkan dalam kerangkeng yang berisi uang kertas.


sejumlah perwakilan warga kemudian diizinkan untuk memasuki kantor pemkab setempat. namun warga kecewa karena bupati tidak di tempat. mereka hanya ditemui oleh asisten satu bidang tata praja, agus sugiarto.

dalam pertemuan tersebut, warga belum medapatkan kepastian apakah uang penjualan tanah negara senilai 5,8 akan dikembalikan kepada warga. namun pemerintah berjanji akan menindak tegas kepala desa mereka jika terbukti bersalah.

Wednesday, 6 January 2010

Tas Dari Tempurung Kelapa Kualitas Ekspor

Seorang pengrajin di Lamongan mampu menyulap tempurung kelapa menjadi tas dengan kualitas ekspor. Kini perajin yang sudah menekuni usaha sejak sepuluh tahun ini memadukan antara tempurung kelapa dengan kain batik. Paduan tersebut menghasilkan karya-karya yang cukup eksotis.