Pages

Sunday, 30 November 2008

Jalan Mundur Peringati Hari AIDS


Puluhan siswa SMA di Lamongan memperingati hari AIDS sedunia dengan melakukan aksi jalan mundur dan teatrikal. Jalan mundur dilakukan karena mereka prihatin dengan merosotnya nilai-nilai moral bangsa yang menyebabkan AIDS semakin merajalela.

Peserta aksi melakukan jalan mundur dari depan pendopo Kabupaten Lamongan dan mengelilingi jalan-jalan protokol di Lamongan. Aksi ini sebagai simbol merosotnya moralitas bangsa sehingga penyakit HIV/AIDS semakin berkembang pesat di masyarakat dan telah menelan banyak korban jiwa.


Sebelum melakukan aksi jalan mundur, puluhan siswa SMA ini melakukan aksi teatrikal di depan pendopo kabupaten Lamongan. Dalam aksi tersebut, mereka menggambarkan betapa HIV/AIDS sangat berbahaya jika menginveksi manusia.

Dalam orasinya, satu-satunya obat untuk sembuh dari penyakit ganas ini hanya satu, yakni mati. Menurut mereka, hingga kini belum ada formula obat yang berhasil menyembuhkan penyakit kutukan tuhan ini.

Selain melakukan teatrikal, peserta aksi juga membagikan buinga serta selebaran yang berisi himbauan untuk menjauhi narkoba dan seks bebas.

Diduga Curang, KPU Lamongan Didemo


Puluhan mahasiswa dan pemuda yang mengatasnamakan diri aliansi pemuda penyelamat lamongan (APPL), senin siang melakukan aksi unjuk rasa memprotes dugaan kecurangan seleksi anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lamongan periode 2008-2013. Pasalnya dua dari lima orang anggota tim seleksi masih aktif sebagai anggota partai politik.

Saturday, 29 November 2008

Pick up Ludes Terbakar


Sebuah mobil pick up minggu siang hangus terbakar di jalur pantura Gersik-Lamongan. Kebakaran tersebut disebabkan korsleting listrik pada accu mobil. Meski mobil ludes terbakar, namun sopir beserta keneknya selamat.

Satu unit mobil pemadam kebakaran, dikerahkan untuk memadamkan suzuki carry pick up yang dikemudikan Darmono, warga Plumpang Tuban ini. Api sendiri baru bisa dipadamkan setengah jam kemudian.

Menurut Mulyadi, kernet pick up, api diduga berasal dari korsleting listrik pada accu mobil. Api cepat membesar karena posisi api dekat dengan tangki bahan baker. Beruntung sopir dan kernetnya cepat menyelamatkan diri sehingga tidak terjadi korban jiwa.

Sebelum mobil terbakar, Darmoro dan Mulyadi melaju dengan kecepatan sedang dari Tuban menuju Gersik. Sampai di desa Gajah kecamatan Deket, mobil tiba-tiba mengeluarkan asap. Sopir kemudian menghentikan mobilnya dan memastikan kejadian tersebut.

Meski tidak ada korban jiwa, namun pemilik kendaraan mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Peristiwa tersebut juga menyebabkan jalur pantura lamongan-babat sempat terganggu.