Pages

Thursday, 6 May 2010

KPU Boikot Penyampaian Visi dan Misi Cabup

Akibat tidak diberi tempat, anggota KPUD Lamongan dan Panwaslu setempat, meninggalkan gedung DPRD tempat dilakukanya penyampaian visi dan misi calon bupati dan wakil bupati Lamongan. Tidak adanya tempat bagi penylenggara pemilu kada ini, dianggap sebagai bentuk pelecehan.

penyampaian visi dan misi calon kepala daerah dan wakil kepala daerah, merupakan bagian dari tahapan penyelenggaraan pemilu kada yang diselenggarakan oleh komisi pemilihan umum.

ketidakhadiran kpu lamongan dalam penyampaian visi misi kandidat bupati lamongan, dilakukan karena kpu tidak diberi tempat di gedung dprd lamongan tempat pelaksanaan penyampaian visi misi.

sempat terjadi keributan kecil antara kpu dan staf dprd lamongan, karena hanya satu anggota kpu saja yang diperkenankan masuk ke ruang pertemuan. karena hanya satu yang diizinkan masuk, seluruh anggota kpu lamongan kemudian memutuskan untuk mundur dan tidak mengikuti penyampaian visi misi 4 kandidat tersebut. Ketua LPU lamongan, khoirul huda menyatakan, hal ini merupakan sebuah pelecehan lembaga.


hal yang sama juga terjadi di panwaslu kada lamongan, mereka tidak diperkenankan masuk sehingga memilih untuk meninggalkan gedung dprd lamongan.

ketua panwaslu kada lamongan, mustakim khoirun mengaku panwaslu kada berhak mengawasi setiap tahapan tanpa dibatasi berapa orang yg harus mengawasi dalam ruangan paripurna.

meski tanpa dihadiri kpud dan panwas, penyampaian visi dan misi empat pasangan calon bupati dan wakil bupati lamongan tetap berjalan lancar dan sah menurut undang-undang.

Wednesday, 5 May 2010

Menhut Sambangi Daerah Tertinggal

Menteri Kehutanan (Menhut) Zulkifli Hasan kepada ratusan masyarakat desa hutan di Lamongan kemarin menungkapkan kementriannya menargetkan tahun ini bisa membuka 500 ribu hektar hutan tanaman rakyat atau HTR. Menhut menyebut program tersebut bagian dari upaya dari pemerintah
untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan serta memberikan keadilan pada masyarakat.

Dalam lawatannya tersebut Menhut didampingi Kepala Dinas Kehutanan
Pemprov Jatim Choiruddin Syakir bersama sejumlah pejabat dari
Kementrian Kehutanan RI. Sementara Bupati Lamongan Masfuk terlihat
menyambut kehadiran Menhut di Pendopo Kecamatan Sambeng tersebut.
“Kementrian Kehutanan tahun ini menargetkan akan mebuka 500 ribu HTR.
Terutama untuk kawasan hutan di luar jawa seperti Kalimantan dan
Sumatra. Sekarang harus adil, rakyat di sekitar hutan juga harus bisa
menikmati manfaat dari hutan. Rakyat adalah pemilik negeri ini. Jika
masing-masing kepala keluarga menerima 5hingga 15 hektar dan ditanami
pohon sengon misalnya, ini tentu bisa menciptakan kesejahteraan yang
luar biasa bagi rakyat di sekitar hutan, “ ujar Zulkifli sembari
menyebutkan kalkulasinya 1 hektar lahan yang ditanamani sengon bisa
menghasilkan Rp 200 juta.
“Kini paradigmanya harus dibalik. Untuk kawasan hutan, rakyat dulu
yang harus diurusi, baru kemudian pengusaha, “ katanya. “Sudah menjadi
tugas pemerintah untuk melayani rakyat. Mereka memiliki akses terbatas
kepada pengfambil kebijakan. Berbeda dengan pengusaha. Karena itu
pejabat yang harus mendekat ke rakyat. Hal ini selayaknya dilakukan
semu pejabat termasuk ke tingkatanbupati dan camat, “ imbuh dia dalam
kegiatan yang juga dihadiri anggota DPR RI dari PAN Viva Yoga Mauladi
itu.
Menhut kemudian memaparkan dua hal penting yang akan dikerjakan
Kemenhut terkait isu pemanasan global dan perubahan iklim. Yakni
melakukan penegakan hukum terhadap kawasna hutan yang berubah
fungsidian melakukan rahabilitasi penanaman secara besar-besarn untuk
mencegah bencana banjir dan longsor.
“Penanaman besar-besaran ini tidak mungkin tanpa melibatkan
masyarakat sekitar hutan seperti Lembaga masyarakat Desa Hutan (LMDH)
di Lamongan ini, “ kata dia. Dia kemudian mengungkapkan Kemenhut pada
PAPBN 2010 mendapatkan tambahan anggaran Rp 675 miliar yang akan
digunakan untuk Program Kebun Bibit Rakyat. Diuraikannya, lewat
program tersebut, setiap kelompok akan menerima Rp 50 juta untuk
membuat Kebun Bibit Rakyat. “Selain itu, tahun depan juga ada program
bantuan Rp 1,3 juta perhektar untuk digunakan melakukan penanaman
pohon di lingkungan masing-masing sambil menunggu bibit siap tumbuh, “
imbuh Menhut yag menjanjikan setiap desa di Lamongan akan mendapat
bangtuan Program Kebun Bibit Rakyat.
Di Lamongan sendiri, pemberdayaan masyarakat sekitar hutan telah
dilakukan Pemkab Lamongan lewat program LMDH dengan anggaran yang
bersumber dari APBD. Seperti disebutkan Masfuk, sampai saat ini Pemkab
Lamongan telah mengucurkan tidak kurang Rp 7,5 miliar untuk LMDH.
Jumlah anggaran ini termasuk program pengembangan budidaya
kambing/domba senilai Rp 1,2 miliar yang diwujudkan dalam bentuk 1200
ekor kambing betina dan 300 pejantan.
Program LMDH tersebut diwujudkan dalam paket bantuan penguatan modal.
Yakni untuk agribis jagung hibrida. Setiap hektarnya menerima Rp 1,250
juta yang diwujudkan dalam bentuk sarana produksi, yakni untuk benih
jagung hibrida dan pupuk. Sementara sisanya digunakan sebagai dana
antisipasi jika terjadi serangan hama. Total ada sejumlah 92 LMDH di
Lamongan, 86 diantaranya sudah berakta notaris sementara sisanya dalam
proses. LMDH ini tersebar di 12 kecamatan di Lamongan yang memiliki
kawasan hutan. Paling banyak berada di Kecamatan Sambeng dengan 22
LMDH.

Monday, 26 April 2010

Jalur Lamongan-Jombang Terendam Banjir

Curah hujan tinggi pada minggu malam, menyebabkan jalur utama yang menghubungkan kabupaten lamongan dan kabupaten jombang tergenang air setinggi betis orang dewasa. lalu lintas di jalur ini sempat macet akibat banyaknya kendaraan yang mogok.

banjir bandang seperti ini kerap terjadi jika curah hujan tinggi. air bercampur lumpur menutup akses jalan raya lamongan-jombang yang melalui kecamtan babat.

air dari dataran tinggi turun dengan deras, sementara parit yang ada disekitar jalan tak mampu menampung banyaknya air hujan sehingga menggenangi jalan raya sepanjang dua kilometer.

sejumlah kendaraan roda dua yang mencoba menerobos banjir mogok dan menyebabkan macetnya arus lalu lintas. selain itu, banjir juga merendam kios dan warung yang berada di sepanjang jalur tersebut.

meski tidak berlangsung lama, namun banjir bandang ini menyebabkan aktifitas perekonomian di sekitar pasar babat terganggu.

warga berharap ,pemerintah kabupaten lamongan segera turun tangan untuk melakukan pengerukan parit disekitar jalur lamongan jombang, agar banjir serupa tak lagi terjadi jika curah hujan tinggi.