Pages

Tuesday, 9 February 2010

KPUD Lamongan Akan Polisikan Facebooker

Berhati-hatilah jika menghujat orang atau instansi lewat jejaring sosial facebook. Gara-gara tersinggung status di facebook, Komisi Pemilihan Umum Daerah Lamongan berniat melaporkan seseorang ke polisi. pasalnya, status yang ditulis orang tersebut dianggap telah menjelek-jelekkan KPUD Lamongan.

Akun facebook Komisi Pemilihan Umum Daerah Lamongan beberapa waktu terakhir kebanjiran status. Pasalnya Mei mendatang,KPU Llamongan akan menggelar pemilihan umum kepala daerah kabupaten Lamongan.

Mulai pujian hingga kritikan mewarnai akun lembaga penyelenggara pemilu tersebut. Namun seorang yang bernama Imam Abdul Aziz, menulis komentar dengan nada mengejek bahkan menghujat KPU.

Dalam statusnya, Imam menghina KPUD Lamongan dengan mengatakan KPUD Llamongan busuk dan tidak paham undang-undang. Status-status tersebut terkait erat dengan kinerja KPUD lamongan selama proses tahapan pemilu kepala daerah berlangsung.

Karena status yang ditulis yang bersangkutan dianggap melecehkan dan mencemarkan nama baik, KPUD Lamongan berniat melaporkan orang tersebut ke polisi.

Dalam akun tersebut diketahui jika imam abdul aziz adalah seorang warga dengan alamat kecamatan babat. kini kpud lamongan masih menunggu konfirmasi dari pihak yang memasang status bernada pelecehan tersebut. kalau tidak ada keterangan lain maka pihaknya akan segera melaporkan yang bersangkutan ke kepolisian.

Monday, 1 February 2010

Aneka Souvenir Dari Pasir

Membuat karya degan nilai jual tinggi ternyata tak selalu membutuhkan modal besar. Buktinya seorang perajin di Lamongan mampu membuat aneka souvenir cantik dengan memanfaatkan pasir pantai dan barang-barang bekas yang ada disekelilingnya.

Saturday, 30 January 2010

Hujan Deras, Atap SMKN 2 Roboh

Atap tiga ruang kelas SMK Negeri 2 Lamongan kemarin ambruk. Diduga ambruknya atap bangunan tersebut, akibat jeleknya konstruksi bangunan sehingga tidak mampu menahan beban saat hujan deras. Beruntung saat kejadian siswa sedang libur sehingga tidak ada korban.

Atap tiga ruang kelas ini roboh setelah diguyur hujan deras selama beberapa jam. diduga konstruksi atap tidak kokoh sehingga tidak mampu menahan berat saat hujan deras.

Atap bangunan ini terbuat dari aluminium yang tipis, sementara gentingnya sangat tebal. selain merontokkan bahan-bahan almunium, sejumlah bangunan penyangga juga patah akibat kelebihan beban. padahal ruang kelas yang roboh ini baru saja dibangun dan mulai digunakan sejak setahun terakhir.

Beruntung saat peristiwa tersebut terjadi, siswa SMK negeri 2 sedang libur sehingga tidak ada korban dalam musibah tersebut. Kepala sekolah SMK negeri dua lamongan, Marhaban, enggan untuk memberikan keterangan terkait robohnya atap ruang sekolah yang biasa digunakan oleh siswa kelas satu dan dua tersebut.

Sejumlah pekerja masih membersihkan puing-puing bangunan. selain mengalami kerugian akibat ruang kelas tidak bisa digunakan untuk kehiatan belajar-mengajar. pihak sekolah juga mengalami kerugian materi lebih dari seratus juta rupiah.