Pages

Tuesday, 11 August 2009

Lomba Tangkap Bebek

Beragam perlombaan unik dan menarik digelar warga dalam memeriahkan peringatan HUT kemerdekaan RI yang ke-64. Di Dusun Pule Desa Bakalanpule, Kecamatan Tikung Lamongan misalnya, warga mengadakan lomba tangkap bebek dengan peserta ibu-ibu dan bapak-bapak. Lomba ini tak sekedar menarik tapi juga mengundang gelak tawa penonton.

Seperti tradisi di tahun-tahun sebelumnya, warga Dusun Pule selalu menggelar acara perlombaan di bulan agustus di malam hari. Demikian juga dengan lomba tangkap bebek ini, dilakukan di malam hari ditengah perkampungan.

Panitia menyediakan tiga ekor bebek yang masih muda dan gesit, ketiga bebeka tersebut kemudian dilepas ditengah lapangan khusus berukuran 3x6 meter dan telah dipagari dengan kain. Mata para peserta ditutup kain agar tidak bias melihat.

Setelah aba-aba dibunyikan, para peserta yang kebanyakan ibu-ibu kemudian berusaha menangkap bebek yang dilepas tersebut. Karena tidak bias melihat, para peserta hanya bias meraba-raba keberadaan bebek-bebek tersebut.

Rokha, salah satu peserta lomba mengaku kesulitan dalam menangkap bebeka dengan mata terpejam. “sulit sekali menagkap bebek dengan mata terpejam, selaintak tahu arah, suara penonton juga membuat semakin bingung,” ujarnya. usaha para peserta tersebut kontan membuat para penontok tertawa.

Tidak hanya para peserta saja yang kelelahan setelah mengejar bebek. Bebek yang dikejarpun kepayahan sehingga panitia memberi minum air agar bebek-bebek kembali fit. Untuk peserta yang berhasil menagkap bebek, panitia telah menyiapkan sejumlah hadiah menarik. Lomba dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun kemerdekaan RI ke-64 akan terus digelar hingga tanggal 17 agustus mendatang.



Tuesday, 7 July 2009

Bupati dan Muspida Sidak Pilpres

Bupati Lamongan Masfuk bersama sejumlah pejabat muspida setempat seperti Kapolres AKBP Imam Sayuti, Kajari Mujiharti dan Ketua DPRD Makin Abbas lakukan sidak pelaksanaan pemilihan presiden (pilpres) di dua TPS, Rabu (8/8). Selain mereka, Wakil Bupati Tsalits Fahami dan Sekkab Fadeli juga ikut dalam sidak tersebut. Sidak kali ini dilakukan di Kecamatan Tikung dan Mantup.

Sebelumnya, Masfuk Tsalits Fahami berikan hak suaranya di tempat pemungutan suara (TPS) yang sama, yakni TPS 01 Kelurahan Tumenggungan/Lamongan Kota. Demikian pula dengan Ibu Endang Rijanti Masfuk dan Cicik Rosyida Tsalits Fahami lakukan pencontrengan di TPS yang berada di seberang rumah dinas mereka itu.

Masfuk menyampaikan harapannya agar suasana di Lamongan yang sudah kondusif bisa terus terjaga meski ada pemilihan presiden. Dia juga meyakini, masyarakat Lamongan sudah cukup dewasa dalam berdemokrasi sehingga suasana kondusif akan terus terjaga. ”Saya juga berterima kasih pada semua masyarakat dan petugas penyelengara pemilu yang telah turut berperan menyukseskan pesta demokrasi di Indonesia, ” kata dia.

Jumlah TPS pada pilpres di Lamongan berkurang 887 unit dibanding pada pilleg 9 April lalu. Pada pilleg lalu berjumlah 3.462 TPS sedangkan pada pilpres mendatang turun menjadi 2.575 unit TPS. Penurunan ini karena adanya penambahan jumlah pemilih dalamsatu TPS. Yang sebelumnya 500 pemilih pada pilleg lalu, kini menjadi 800 orang pemilih dalam satu TPS.

Sedangkan untuk jumlah pemilih yang masuk daftar pemilih tetap (DPT) yang masuk dalam pilpres di Lamongan kali ini, jumlahnya mengalami penambahan 867 orang dibanding pada pilleg lalu. DPT untuk pilpres yang diikuti tiga orang calon pasangan presiden dan wakilpresiden tersebut di Lamongan ada sebanyak 1.040.552 orang. Yakni terdiri dari 510.371 pemilih laki-laki dan 530.181 orang pemilih perempuan. Jumlah ini naik dibanding DPT pada pilleg lalu sebayak 1.039.685 orang yang terdiri dari 509.780 laki-laki dan 529.905 perempuan.

TPS Berhadiah, Minimalisir Angka Golput

Berbagai cara dilakukan panitia pemungutan suara (PPS) untuk menarik simpati warga agar datang ke tempat pemungutan suara (TPS). Di kelurahan Jetis kecamatan Kota Lamongan misalnya, sebuah TPS dimeriahkan dengan sejumlah hadiah. Hadiah-hadiah tersebut akan diundi setelah pemungutan suara usai.


TPS empat di keluarahan Jetis kecamatan Kota pada pilpres ini berbeda dengan sebelumnya. Kali ini, panitia pemungutan suara melengkapi TPS dengan hadiah-hadiah yang menarik untuk warga yang menggunakan hak pilihnya.

Panitia menyediakan hadiah agar warga semakin antusias untuk mendatangi TPS. Usaha tersebut rupanya membuahkan hasil. Dalam kurun waktu satu jam, lebih dari 50 persen warga, dari 426 warga yang terdaftar dalam DPT, telah mendatangi TPS untuk menggunakan hak pilihnya.

Hadiah-hadiah yang disediakan panitia antara lain, kipas angin, dispenser, jam dinding dan sejumlah peralatan rumah tangga lainnya. Dana untuk membeli hadiah berasal dari sumbangan sukarela warga setempat.  Sementara undian akan di lakukan jika semua warga telah menggunakan hak pilihnya.

Menurut Khoirul, jika pilpres berjalan dua putaran, maka ia akan panitia akan menambah jumlah hadiah yang disediakan untuk para pemilih.